Perbedaan Mobil Matic dan Manual

Perbedaan Mobil Matic dan Manual

Saat ini mobil merupakan kebutuhan transportasi yang paling banyak dicari orang. Selain karena fungsinya yang dapat melindungi dari panas dan hujan, mobil juga dilengkapi dengan berbagai fitur keamanan yang membuat penggunanya merasa aman dan nyaman dalam berkendara.

Mobil saat ini memiliki beragam jenis dengan berbagai merk dan brand yang menawarkan berbagai fitur menarik didalamnya. Pada dasarnya, mobil dibagi menjadi dua jenis jika dilihat dari sistem transmisi yaitu mobil matic dan mobil manual.

Berikut beberapa penjelasan mengenai perbedaan mobil matic dan manual dari berbagai sisi.

  1. Pengoperasian

    Yang paling jelas perbedaan mobil manual dan mobil matic adalah pengoperasiannya. Di mobil manual, terdapat 3 buah pedal yaitu, kopling, rem dan gas, sedangkan pada mobil matic hanya terdapat 2 pedal yaitu rem dan gas. Di Indonesia, di mana pengemudi berada di sebelah kanan, tangan kiri selalu digunakan untuk perpindahan gigi.
    Untuk mobil manual, perpindahan gigi dilakukan secara manual (sesuai dengan namanya), dengan menggunakan pedal kopling dan tuas kopling. Untuk mobil matic, perpindahan gigi menggunakan alat yang bernama gearbox dan tidak menggunakan pedal kopling. Perpindahan gigi akan lebih sering dilakukan daripada mobil matic dan arah perpindahan gigi di antara kedua jenis mobil ini pun berbeda.

  2. AkselerasiTransmisi di kendaraan matic lebih rumit dibandingkan di kendaraan manual sehingga biasanya di mobil manual, transmisinya akan lebih responsif.
    Hal ini menyebabkan, mobil manual biasanya memiliki akselerasi yang lebih cepat dibandingkan dengan mobil matic. Tidak heran, untuk mobil-mobil yang dirancang untuk balapan, kebanyakan manual.
    Walaupun begitu, ada beberapa mobil matic yang memiliki transmisi yang tidak jauh berbeda dengan mobil manual. Mobil-mobil ini menggunakan sistem CVT (Continuous Variable Transmission) yang berarti transmisinya menggunakan belt yang ukuran rasionya dapat memendek atau memanjang secara halus.
  3. Kenyamanan Berkendara

    Untuk kenyamanan penumpang, baik matic ataupun manual tidak akan terlalu berbeda, karena kenyamanan penumpang tergantung pada tipe mobil yang digunakan. Akan tetapi, kenyamanan pengendara akan jauh berbeda untuk mobil dengan transmisi manual dan matic dan kenyamanan ini sering menjadi alasan terkuat seseorang memilih mobil matic.

  4.  Perawatan

    Mobil matic biasanya membutuhkan biaya perawatan yang lebih mahal dibandingkan dengan mobil manual. Penyebabnya adalah harga komponen dan suku cadang untuk mobil matic lebih mahal dibandingkan pada mobil manual.

    Bahkan untuk beberapa mobil matic yang menggunakan transmisi CVT, belt harus diganti setiap 50.000 km dan tentunya untuk mengganti ini membutuhkan dana yang cukup besar. Selain itu, keawetan plat kopling untuk mobil matic lebih lama dibandingkan mobil manual, tetapi harus kembali lagi dengan cara penggunaannya.

  5. Konsumsi Bahan Bakar

    Mobil matic biasanya mengkonsumsi bahan bakar yang lebih boros dibandingkan mobil manual, hal ini dikarenakan kinerja mesin yang lebih berat dibandingkan pada transmisi manual dan putaran mesin mobil matic yang tidak dapat diatur.

    Tapi, bagi yang sering mengendarai mobil matic, ada tips untuk menghemat bahan bakar, yaitu dengan cara memanfaatkan gas and glide.

    Secara harafiah, gas and glide memiliki arti, gas dan meluncur. Jika Anda terus menerus menginjak pedal gas, maka penggunaan bahan bakar akan lebih tinggi. Tetapi jika Anda menginjak gas dan memanfaatkan potensi mobil matic untuk meluncur,

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *